Rahasia Menulis dalam Kesibukan Bersama Moch. Khoiri ( Master Emcho)



Oleh : Mukminin

Sibuk adalah sebuah kata yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Hampir semua manusia disibukkan dengan pekerjaan maaing-masing.

Kesibukan adalah naluri lahiriah manusia. Tapi jangan kita terperangkap dengan  kesibukan kerja di depan mata dan lupa meluangkan waktu untuk instruspeksi diri memikirkan hal-hal yang positif dan bermakna untuk dilakukan.

Untuk memperdalam ilmu Menulis dalam Kesibukan mari kita ikuti bersama Nara sumber hebat Bp. Much. Khoiri, M.Pd. berikut ini.

Pertama-tama saya mohon izin untuk mengenalkan diri. Saya Much. Khoiri, lahir di desa Bacem, Madiun, 24 Maret 2965. Saya dosen dan penulis 42 buku dari Unesa Surabaya. Saya mulai memuatkan tulisan di media cetak sejak 1986/1987 (kuliah semester 3),

Selanjutnya Pak Emcho  mulai dengan judul buku


"Sopo Ora Sibuk"
(Siapa Yang Tidak Sibuk)

 Mari pertama bertanya siapa yang tidak sibuk.

Mari pertama bertanya siapa yang tidak sibuk. Lihat dalam slide dalam kantor  5 sekretaris sedang sibuk dalam tugas masing-masing. Terus diluar sana banyak kesibukan masing-masing, penyebrang  jalan, orang bersepeda bepergian ke tempat kerja, orang berboncengan ke rumah saudara, mereka sibuk. Yang dibilang nganggur Bonek mania mau nonton sepak bola naik.kereta mereka juga sibuk. Kakek nenek sibuk dengan urusannya.

Dari orang bisa sampai pejabat mereka  sibuk, sampai teman saya Achmad  Rifa'i Rif'an  menuli buku  "Tuhan Maafkan Kami Sedang Sibuk", dia punya daya reflek bukunya laris. Buku ini sebagai ironi, manusia yang seharusnya berdzikir kepada Tuhannya, malah sibuk melupakan Tuhan.


S (subjek) yang tidak diikuti kata kerja : makan, minum, bekerja, tidak melakukan apapun maka tidak ada gunanya. Sehingga ada baiknya kita merenung, sudah tepatkah kita tidak melaksanakan sesuatu?

Dalam konteks menulis, sesibuk apapun kita harus menulis. Di dalam kesulitan ada kemudahan, di balik kesibukan pasti ada kelonggaran, kita harus mensiasati. Kita harus bisa memenejen kesibukan. Kalau kita bersikap positif maka hasilnya positif, kalau kita bersikap negatif maka hasilnya negatif.



Menulis itu komunikasi


Dalam konteks menulis dalam kesibukan
 ✓ Kita harus melakukan pendidikan diri untuk menulis, tidak hanya mendidik orang lain. Supaya kita tahu apa tugas yang harus kita selesaikan dan berani menegakkan reward and punisman. Contoh jika kita tidak disiplin menyelesaikan tugas menulis kita, kita punisman diri kita dengan mambaca buku 3- 4. Jika kita melampaui target kita reward di reward diri kita dengan rekreasi, nonton film, beli HP, buku dll.

Gambar mendidik diri

Menulis itu berkomunikasi bukan sekedar hanya ekspresi.

Menukis itu mengungkapkan gagasan atau pengalaman kita kepada pembaca, dengan membayangkan kita berhadapan dengan pembaca dalam satu forum yang berhadapan. Karena itu harus ada titik pandang, kata-katanya saya, Anda, saudara, pembaca sekalian dst.

Ada kata-kata bijak
"Orang bijak itu bicara bicara karena punya sesuatu untuk disampaikan, orang bodoh itu karena mereka harus menyatakan sesuatu.

Tulisan itu harus selaras dengan apa yang di butuhan audien.

Biar selaras maka :
✓ Pengorganisasian penulisan harus baik dan mudah diikuti pembaca. Supaya pembaca tertarik mengikuti sampai habis.
✓ Untuk itu perlu ditata hubungan kalimat dalam paragraf, paragraf dengan paragraf dan jagan sampai 1 halaman terdiri satu paragraf bisa memusingkan pembaca. ✓Bahasa kita harus komunikatif supaya pesan nyampai ke pembaca.
✓ Bahasa kita harus sesuai genre tulisan.
- kalau tulisan ilmiah gunakan bahasa ilmiah
- kalau tulisan untuk umum gunakan  bahasa semi ilmiah atau populer.

Selanjutnya Pak Emcho menyampaikan Inti pembicaraan Utama adalah  17 Strategi Jitu.




Ada di dalam.buku saya SOS

Penjelasan
1. Tetapkan niat menulis
     Segala sesuatu bergantung pada niatnya " Innama akmalu binniat".
Niat ada 2:
 • Yang pertama niat secara Filosofi : menulis untuk mencerdaskan bangsa, amal jariyah dsb.
• Yang kedua secara prakmatis: ingin dapat penghasilan, supaya bisa naik pangkat, tenar dsb.

2. Rajinlah Membaca

 Sebelum menulis banyak-banyaklah Anda  membaca buku-buku yang bagus. Kitika Anda menulis akan muncul ide-ida bagus yang menginspirasi kita dari kutipan-kutipan, asumsi-asumsi dan pendapat dari buku.

3. Gunakan Alat Perekam.Gagasan

✓ Kemana-mana kita  bawa alat perekam HP, ketika menemukan kejadian kita tulis dan kita foto sebagai sumber informasi yang akan kita tulis.
✓ Kita terima masukan seperti filosofi payung, Pikiran manusia itu seperti payung, berfungsi bagus ketika terbuka.

"Human mind is like umbrella, is fanction best when open" ( Max Gropes)

✓ Cara terbaik untuk dapat ide yang bagus adalah memiliki  banyak ide uang bagus.

4. Kobarkan Inspirasi Menulis

✓ Inspirasi bisa dikontruksi dengan banyak membaca supaya banyak wawasan sebagai pemicu untuk menulis.
✓ Jika Anda menunggu informasi maka Anda bukan seorang penulis, melainkan seorang penunggu ( If you wait for inspiration, you are not a writer, but a writer)

5. Tentukan Waktu Utama
Anda hatus menentukan waktu yang paling utama untuk menulis. Yaitu waktu yang nyaman sesuai dengan kondisi kita. Bisa pagi sebelum Subuh waktu yang fres, siang atau sore hari dan harus komitmen dan kontinyu.

6. Untuk Pemula Menulis Bebas
Free wraitting, Sebagai penulis pemula silakan menulis bebas tanpa mematuhi tata aturan menulis, untuk curhat dsb. Fungsinya untuk optimalkan otak kanan Yang suka tanpa aturan atau spontan. Manfaatnya kemajuan  menulisnya akan menarik  pada suatu ketika.

7. Menulis di Dalam Hati
Dalam perjalanan, ke kantor dan pulang kerja kita sambil merancang tulisan dalam hati. Semua ide-ide yang bagus biasanya datang kepada kita secara apontan, maka jangan lewatkan, langsung ditulis sambil dipikir-pikir.

8. Menulis di Waktu Utama

Seperti penjelasan no. 5 di atas mana waktu yang paling utama, sebelum Subuh umpamanya maka manfaaatkan dengan siaiplin waktu.

9.Manfaatkan Waktu Luang
Jika menulis di waktu utama kurang maka ambil waktu berikutnya di waktu luang.

10. Menulis yang Dialami
Apa yang Anda alami dalam perjalanan baik itu rekreasi atau kejadian tulislah untuk jadi calon buku kisah perjalanan.

11. Menulis yang Dirasakan
Apa yang Anda rasakan ketika sakit umpamanya, seandainya Anda sembuh kemudian Anda ingin kuat untuk umroh umpamanya. Maka Anda tulis jadi buku.

12. Menulis Selaras Minat dan Pekerjaan
kalau Anda guru tulislah yang menarik dari pengalaman selama mengajar, maka jadilah buku.

13. Menulis dengan Riang
Karya tulisan yang  terbaik tidak akan teraelesaikan, ketika seseorang tidak bahagia.

14. Menulis yang Banyak
Dengan menulis yang bagus banyak 1-3 kali seha. Karena kuantitas akan menghasilkan kualitas.

15. Team better, writer faster

Srategi yang menarik dalam era informasi adalah pinter dan bagus membaca dan menulis dengan kecepatan.

16. Membuat Motto yang Dasyat
" Menulis Setiap Hari"
" Menulis Adalah Kaebadian"

17. Menulis dengan Doa

Kesimpulan

1.Sesibuk apapun kita harus menulis berkarya 1-3 artikel, sebab didalam kesulitan ada kemudahan , di dalm kesibukan ada kelonggaran

2. Penulis sejati akan mencurahkan daya dan pikiran untuk.menghasilkan tulisan , andaikata ia tidak sedang menulis , ia pasti memikirkan tentang apa yang hendak ia tukus

3. Menulislah
✓ Menulislah dengan bebas Apa yang Anda bisa tanpa memperhatikan kaidah dulu sebagai penulis prmula
✓ Menulislah dengan hati libatkan.emosi dan komunikasi
✓  Menulislah dengan  riang dsn pikiran positif
✓ Menulislah dengan mendidik diri disiplin waktu
✓ Buatlah motto untuk penyemangat
✓ Awali menulislah dengan berdoa kepada Alloh , mohon bimbingan Nya semoga tulisan berkualitas dan bermafat.

Komentar

  1. Siap om Jay. Makasih. Mhn saran sudah baik atau terlalu panjang

    BalasHapus
  2. ia ,pastinya semua kita punya aktivitas yang supersibuk,paling tidak usahakan menulis satu kalimat saja begitu ada waktu luang,maka insya allah tulisan kita bisa selesai,terimakasih

    BalasHapus
  3. Menulis adalah keabadian.
    Menulislah sebelum nama kita ditulis dibatu nisan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CURICULUM VITAE MUKMININ, S.Pd.M.Pd..

Kopdar 3 RVL di BBGP Batu Paling Bergensi

KATA PENGANTAR Buku Jejak Langkah Pena Sang Muda